PKM \"CIBIWAH\" MEMBANGUN GENERASI MUDA PERTANIAN

  • 19 July 2018
  • Dibaca: Pengunjung
http://tamanasri-lampungtimur.desa.id/upload/2018/07/3556af12-a914-4056-8641-44a9d9498895.jpg

PKM "CIBIWAH" (Pekan Kreativitas Masyarakat Cipta Bina Warung dan Apotik Hidup) mungkin  sudah tidak asing lagi dengan kegiatan pengelolaan lahan pekarangan dengan menanam tanaman warung dan apotik hidup. Menanam tanaman warung dan apotik hidup merupakan bagian dari  upaya peningkatan produktivitas lahan pekarangan umumnya bagi masyarakat di pedesaan serta dapat meningkatkan estetika/keindahan halaman sekitar rumah.

Lima mahasiswa  ( Devio/ Agribisnis 2016, Ayuk/ Agroteknologi 2016, Priya/Penyuluhan Pertanian 2015, Adi/Teknik Elektro 2014 dan Adri/Pendidikan Sejarah 2016) dengan dibimbing oleh dosen pertanian yaitu Ir. Rugayah, M.P.  dari Universitas Lampung mencoba melaksanakan program yang diberi nama  ‘Cibiwah(Cipta Bina Warung dan Apotik Hidup)’ yang mana program tersebut ditujukan kepada kaum  generasi muda yang ada pada Kel. Taman Asri Kec. Purbolinggo Kab. Lampung Timur. Melalui metode-metode yang telah mereka tuangkan dalam proposal yang mereka ajukan dalam event Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian Masyarakat yang pada  akhirnya disetujui dan lolos pendaan dari Dikti tahun 2018.

“Program semacam ini sebenarnya telah ada sejak lama dan tidak asing, bisa dikatakan suatu program yang sangat  ‘klasik’ dari pemerintah dan terkesan monoton terutama bagi masyarakat di pedesaan. Namun, di sini kami ingin menekankan program ini pada generasi muda desanya, karena melilhat potensi yang sangat besar pada mereka”,  ungkap Devio,  ketua tim pelaksana program tersebut. Menurutnya, generasi muda pedesaan memiliki potensi yang sangat besar dalam mengembangkan program ini, dari situlah Tim merumuskan suatu metode untuk mengimplementasikan program tersebut agar generasi muda pedesaan dapat lebih ‘berdaya’ baik dari segi pengetahuan maupun  keterampilan agar dapat meningkatkan produktivitas mereka.

Bapak Titra Irawan, selaku Lurah Taman Asri Kec. Purbolinggo Kab. Lampung Timur beserta warga masyarakat sekitar sangat mendukung dan mengapresiasi program tersebut. Selain itu, program yang dijalankan tersebut juga sejalan dengan rencana pembanguna Kel. Taman Asri dalam upaya meningkatkan produktivitas warga dengan menanam tanaman warung dan apotik  di sekitar rumah mereka, “Itu bisa jadi kegiatan yang positif bagi anak-anak di sini, maka kenapa tidak? Semoga saja dengan kegiatan ini, maka anak-anak disini dapat lebih produktif”,  terangnya.

“Semakin kesini, sebagian besar pemuda pedesaan ogah-ogahan berkecimpung ke dalam dunia pertanian, memandang bahwa pertanian itu kotor, tidak keren dan tidak menguntungkan, itu karena mereka memandang sempit apa itu pertanian, sehingganya dengan diadakannya program ini selain dalam upaya pemanfaatan lahan pekarangan tapi juga memperkenalkan kepada mereka mengenai dunia pertanian secara luas”, imbuh Ayuk Fatmawati anggota tim pelaksana program PKM-Pengabdian Masyarakat ini. Oleh karena itu, seluruh komponen generasi muda mulai dari Karang Taruna, BUMDes, dan Risma (Remaja Islam Masjid) menjadi sasaran program ini. Harapannya, mereka dapat lebih mengenal dunia pertanian secara lebih luas dan meningkatkan produktifitas mereka dengan memanfaatkan lahan pekarangan dengan kegiatan menanam tanaman warung dan apotik hidup (tim_Red).